8659 km Bersama Aerox155.. Makin Paham Dan Mengerti..

Gearbalap.com – Sobb jiaann ngga terasa ternyata gearbalap udah 8659 km bersama Aerox155..! Dan selama waktu tersebut banyak moment menyenangkan ataupun menyebalkan gearbalap alami. Jadi pasti menarik jika semua pengalaman bersama aerox155 gearbalap share. Oks dilanjut yaa..

Kali ini cerita gearbalap lebih kearah apa yang gearbalap rasakan sejak awal pertama beli hingga sekarang. Jadi dulu sebenarnya ada 3 motor yang menjadi kandidat utama untuk dipilih yaitu Aerox155, Vario150 dan Scoopy. Jujur gearbalap waktu itu pilih scoopy karena secara dimensi paling cocok dengan postur istri. Namun ahirnya pilihan jatuh ke aerox155 dengan alasan paling kerenn, paling gede ban nya, paling gagah berwibawa dan paling bisa membuat leleh hati istri wkwk..

Impressi pertama kali gearbalap terhadap Aerox155 adalah motor kok tinggi dan besar banget, dan jebule setelah satu tahun berlalu ternyata perasaan tersebut masih sama persis sobb wkwk. Awal pemakaian gearbalap kaget dengan suspensi depan belakang yang sangat soft sehingga timbul problem jedag jedug saat melewati jalan gronjalan. Akibatnya baru jalan 650km oli shock depan udah bocor karena sering kena lubang jalanan. Tapi untunglah masalah itu bisa di klaim ke dealer yang ahirnya seal shock depan di ganti gratiss tiss.

Oli rembes saat baru 600 an km..

Yahh maklumlah waktu itu gearbalap belum kenal betul karakter, batasan dan bagaimana memperlakukan si item Aerox155 dengan baik. Dimensi body Aerox155 yang maxi dan seat height lumayan tinggi juga merepotkan ketika ketemu jalanan macet. Apalagi jika pas bawa anak istri ketemu macet, wuihh pengen nangis-nangis sobb..! Soalnya pas terpaksa kaki harus turun maka Footstep boncenger akan menghantam betis pengemudi. Dan hal itu bagi gearbalap sangat annoying sekali..

Nahh mungkin beberapa penjelasan berikut bisa memudahkan sobat sekalian untuk memahami Yamaha Aerox155..

 1. Mesin 155cc VVA

Satu yang paling gearbalap suka sejak awal dari aerox155 adalah mesin 155cc vva nya sobb.. Begitu halus dan powerfull baik di rpm rendah atau pas sekedar ngangetin adrenalin dengan high speed. Torsi Aerox155 juga nggilani sobb, Kebun teh Tambi dan jalur selo gunung Merapi adalah saksinya. Dinaiki berempat Aerox155 nyantai banget melibas tanjakan curam dan panjang khas daerah pegunungan. Jiann torsi Aerox155 memang gila abiizz..

Setiap motor tentu ada sisi plus dan sisi minusnya. Untuk bisa mengeluarkan sisi terbaik tentulah harus memahami karakter, weakness dan kelebihan motor tersebut. Khusus buat aerox155 gen pertama tempat terbaik untuk mengexplore kemampuan mesin adalah di jalan yang haluss tanpa lubang. Di tempat seperti ini sobat bisa puntir gass sesukanya menikmati stabilnya handling dan akselerasi mesin vva. Tapi lain cerita jika medan yang kita lalui adalah jalan gronjalan, karena di sini kita harus berhitung dengan softnya suspensi. Soalnya oli shock beresiko bocor sobb wkwk.

2. Suspensi

Suspensi Aerox155 first gen bagi gearbalap seperti yin dan yang. Di tempat A suspensi jadi sebuah kelemahan namun di tempat B suspensi berubah jadi kekuatan. Maksudnya di jalan rusak suspensi adalah sumber utama ketidaknyamanan tapi begitu dapat jalan yang haluss suspensi soft justru membuat riding bakal senyaman naik sedan. Gearbalap merasakannya sewaktu mencoba rute Boyolali ke pantai Baron via Wonosari. Jalan lebar dan halus membuat gearbalap bisa mengexplore mesin dengan leluasa. Menikung dengan vva aktif pun jadi hal menyenangkan dan addictif he hehe.

Beda cerita saat mencoba naik ke kebun teh Tambi. Hmm gearbalap mesti sabar jalan pelan sekali karena kontur jalan yang berbatu di beberapa spot. Jiann ngetes kesabaran banget karena jedug jedug efek suspensi soft cukup terasa..!

3. Handling

Handling aerox155 sangat stabil di lintasan lurus. Dimensi body yang bongsor membuat motor tetap anteng meski dipacu di kecepatan tinggi. Gearbalap rasa straight dan tikungan jenis fast corner adalah tempat paling cocok bagi Aerox155, karena di tempat tersebut speed freak dan yang demen mereng sampai lutut gasruk aspal bisa dilayani dengan baik oleh Aerox155.

Sedangkan di tikungan tajam dan patah Aerox155 terasa sedikit kikuk dan kaku saat menikung dan efeknya sering tekor sobb. Hmm agak ngerih di area ini jadi lebih baik hati-hati yaa.

4. Kelincahan

terutama bagi yang terbiasa naik motor yang dimensi bodynya kecil seperti Beat, Mio etc.. perlu merubah mindset terlebih dulu sebelum meminang Aerox155. Sebab biasanya biker sering mengeluh kalo Aerox155 tidak lincah..! Yup karena mereka masih berpatokan ke kelincahan beat ataupun Mio wkwk. Dan hal itu terasa tidak fair bukan..?

The Verdict..

Berdasar apa yang gearbalap alami dan rasakan, maka gearbalap cukup puas dan menikmati satu tahun kebersamaan dengan si item Aerox155. Dari situ gearbalap paham betul dimana dan bagaimana memperlakukan si item agar kekurangan tersebut tereduksi maksimal.. Kekurangan pasti ada namun kelebihannya juga ada kok.. Jadi pinter2 kitanya saja sobb..!

Last gearbalap mungkin mirip dengan Casey Stoner , semakin baik memahami motormu dan merubah gaya ridingmu maka akan semakin sedikit kekurangan yang kau rasakan dari motormu…

Oh iyaa bro Bwang merah bisa baca history lengkap si item di bawah ini sobb..

Istriku ternyata memilihmu.. Good choice beib..!

Part 2 : Shock empuk jedug-jedug.. Alamaak

Part 3 : Kesan istri terhadap si item. Hmm..

Part 4 : Walahh baru 639 km Oli shock bocoorr…!!

Part 5 : Mesin haluus, ganas di putaran atas.. Mesin Juara…!!

Part 6 : 3 Kelemahan yang harus di musnahkan…!

Part 7 : Belum setahun leher knalpot Keroposs…!!

Part 8 : Explore torsi dan power Aerox155 di gunung dan pantai…

gearbalap

Maturnuwun sudah baca artikel.. Jangan segan untuk berkomentar dan mari kita berdiskusi.. So selamat menikmati apa yang tersaji di blog ini.. Btw jikaa ada perlu bisa hubungi saya di kanal berikut : 1. HP : 085216057131 (WA) 2. Imel : yhardiyan2@gmail.com

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *