Selamat Jalan Mas kya..!

Canakya Rasendrya

Selamat jalan mas kya.. hmm hanya menulis judul nya saja sudah membuat hati ini ngilu.. btw sebelumnya mungkin gearbalap harus menjelaskan terlebih dulu siapa ” mas Kya ” ini. Ok gearbalap adalah bungsu dari 2 bersaudara dan mas Kya adalah anak dari kakak gearbalap. Dan karena kakak gearbalap hanya punya satu putera, maka mas Kya adalah the one and only keponakan dari keluarga inti gearbalap. So jelas yaa apa hubungan antara mas Kya dengan gearbalap.. baik lanjutkan bacanya yaa..

Umur.. Siapa menyangka 20 November 2020 adalah hari mas Kya harus menghadap sang pencipta, gusti Allah SWT. Kecelakaan lalulintas menjadi penyebab yang di takdirkan bagi mas Kya untuk menghadap-Nya. Sebuah jalan kematian yang tidak pernah terduga sebelumnya. Di sinyalir luka dalam di kepala akibat benturan menjadi penyebab berakhirnya perjalanan hidup mas Kya. Sampai saat ini kronologi kecelakaan masih menjadi misteri karena informasi yang simpang siur dan tidak adanya saksi mata.

Begitu muda.. yup usianya baru 15 tahun saat kematian menjemput. Masih kelas 1 SMA.. sudah melewati fase kanak-kanak menuju fase remaja yang seharusnya penuh romansa. Bagi yang kenal dekat dengan mas Kya tentu akan tau seberapa jauh perbedaan fisik saat masih SMP dengan saat sudah SMA. Jauuhhh banget sobb.. 1-2 tahun sebelum meninggal tidak tersisa aura bocah dari mas Kya. Kalau kata orang dahulu doi lagi wangi-wanginya mongso. Terlihat sudah mulai besus (rapi), ngerti trend, ngganteng dan kerenn dengan style sedikit K-Pop. Its so cool..

Kenangan.. sudah tentu banyak sobb..! Yang paling menonjol dari mas Kya kecil adalah di masa kecilnya mas Kya itu suka ileren, umbelen dan ngencesan wkwk.. Bersama Deedat membuat baju robot dari kotak kardus susu SGM. Atau nemenin Deedat nyari kepiting di kalen. Dan masih banyak lagi.. Namun yang paling gearbalap ingat dari mas Kya adalah karakternya yang simpel, lurus dan apa adanya. Bukan tipe yang suka berbelit dengan perkataan dan bukan tipe yang multi tafsir akan tingkah lakunya. Apa yang terlihat adalah asli mencerminkan sisi dalam kepribadian nya. Jujur dan apa adanya..!

Kehilangan.. hmm Bapak dan ibuknya tentulah yang paling kehilangan sosok mas Kya. Meski 40 hari telah terlewati tapi kesedihan itu tetap jelas terlihat. Di sana ada harapan dan impian dari orang tua yang terenggut tidak mungkin terwujud lagi. Hati gearbalap perih ketika melihat kenyataan ini. Mungkin karena gearbalap juga adalah orang tua dan seorang bapak, jadi sedikit banyak bisa membayangkan apa yang di rasakan oleh kakak gearbalap. Menyakitkan namun tidak ada yang bisa dilakukan selain ikhlas dan sabar saja..

Harapan.. Buat mas Aris dan mba Erna semoga segera melihat ke depan dan merencanakan langkah selanjutnya. Yup semoga lekas ada mas k¥a kecil lagi yang akan memberikan harapan dan impian baru bagi keluarga kakak gearbalap. Aamiin..!

Lesson learned.. Selain jodoh dan rezeki, umur adalah salah satu dari ketetapan Allah SWT yang tidak diketahui jawabannya oleh kita manusia. Di luar takdir, kecelakaan lalulintas biasanya bisa di cegah dengan kehati-hatian saat berkendara. So lebih baik ” cari aman ” biar tetap selamat yaa..!

Last selamat jalan mas kya, semoga husnul khotimah.. Pak lek, Bu lek, Dek Deedat & Dek Sismi sayang kamu mas k¥a..!

Lebih dalam tentang Kya : http://rasendriyaku.blogspot.com/2020/12/canakya-rasendriya-kya.html?m=1

gearbalap

Maturnuwun sudah baca artikel.. Jangan segan untuk berkomentar dan mari kita berdiskusi. Tidak ada moderasi, tapi komentarmu perlu waktu 5 menit baru muncul. So selamat menikmati apa yang tersaji di blog ini.. Btw jikaa ada perlu bisa hubungi saya di kanal berikut : 1. HP : 085216057131 (WA) 2. Imel : yhardiyan2@gmail.com

You may also like...

2 Responses

  1. motogokil berkata:

    Semoga diampuni segala dosanya dan diterima segala amal sholihnya, aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: